Trending

Agus Mengaku Dibayar Untuk Bunuh Angeline, P2TP2A : Bohong Dia Pasang Badan Untuk Pelaku Lain

Senin, 15 Juni 2015 - 12:04 WIB - dibaca 30.865 kali
Bagikan
Agus Mengaku Dibayar Untuk Bunuh Angeline, P2TP2A : Bohong Dia Pasang Badan Untuk Pelaku Lain
google image

Siti Sapurah meyakini Agus berbohong saat mengaku dibayar Rp 2 miliar oleh Margriet Megawe untuk membunuh Angeline. Menurutnya Agus dibayar untuk pasang badan bagi pelaku lain.

[ BACA JUGA : Agus Mengaku Dibayar Untuk Bunuh Angeline, P2TP2A : Bohong , Dia Pasang Badan Untuk Pelaku Lain ]

"Bohong, itu bohong. Rp 2 miliar itu bukan untuk membunuh Angeline, tapi agar dia pasang badan untuk pelaku lainnya. Saya mendapat info itu dari orang yang selama ini men-support saya untuk mendampingi kasus ini. Saya sudah bertemu lagi dengan Agus dan dia bilang enggak. Dia memang berubah-ubah keterangannya," kata Siti Sapurah, seperti dilansir dari Kompas.com

[ BACA JUGA : Setelah Dibunuh , Agus Juga Sempat Perkosa Angeline ]

Siti Sapurah adalah orang yang selama ini mendampingi kasus tewasnya Angeline. Dia juga mempertanyakan penetapan status tersangka terhadap ibu angkat Angeline untuk kasus dugaan penelantaran anak.

"Siapa yang lapor? Coba tanya ke Polda. Saya pernah akan melaporkan hal tersebut di Polresta, tapi ditolak. Malah saya ditelepon, katanya sudah disiapkan laporan yang mau saya laporkan. Jadi saya bingung, siapa yang melaporkan karena saya belum dapat suratnya," ungkap dia.

"Saya sudah melaporkan ke Polresta, tapi ditolak dengan alasan biarkan kami bekerja dulu dan kami masih telusuri. Saya kan belum ke sana, kok cepat sekali dijadikan tersangka. Tersangka kan berdasarkan laporan dan saya belum pernah mendapatkan suratnya," lanjut Siti Sapurah.

"Selain itu, orangtua kandung Angeline bersama saya. Dan hanya akan keluar jika bersama saya," kata dia.

Siti Sapurah berkeyakinan bahwa ibu angkat Angeline terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. "Saat ditemukan, jenazah Angeline berada di dalam rumah Margriet selama berhari- hari, jadi tidak mungkin jika dia tidak terlibat," tegasnya.

sumber: Kompas.com

Tags

KOMENTAR

Komentar yang dikirimkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim komentar.

Unable to open file!