Trending

Ditilang, Mahasiswi Cantik Ini Coba Suap Polisi Dengan Layanan Oral Seks Gratis

Senin, 14 September 2015 - 16:14 WIB - dibaca 17.972 kali
Bagikan
Ditilang, Mahasiswi Cantik Ini Coba Suap Polisi Dengan Layanan Oral Seks Gratis
Facebook / Arielle Engert

Arielle Engert, wanita muda berusia 24 tahun, diduga keras telah mencoba menawarkan jasa seks gratis kepada tiga orang polisi setelah mobilnya kedapatan ugal-ugalan di jalan raya.

Seorang pengendara mobil yang bernama Arielle Engert pada akhirnya dikenai hukuman dan denda setelah diduga keras memberikan penawaran berupa jasa seks kepada petugas polisi yang menangkapnya di jalan, dalam rangka agar dibebaskan dari hukum dan juga denda akibat perilakunya di jalan raya.

[ BACA JUGA :  Foto Pelukan di Ranjang Bersama Seorang Pria, Shandy Aulia di Bully Haters ]

Laporan dari salah satu petugas kepolisian terungkap di website Smoking Gun yaitu tentang wanita muda berusia 24 tahun ditangkap oleh polisi lalu lintas yang sedang betugas di sana setelah diketahui mengendarai mobilnya dengan ugal-ugalan. Namun fakta lain terungkap setelah wanita itu ditankap. 

Arielle Engert kedapatan sedang dalam pengaruh alkohol ketika berkendara. Dan setelah dilakukan tes urine di Pinelas ounty, Florida, wanita ini juga kedapatan dalam pengaruh narkoba meskipun hanya dalam jumlah kecil. Tentunya hal ini akan membahayakan pengguna jala lainnya jika dibiarkan.

Namun setelah itu, sanksi yang diberikan kepada wanita ini semakin bertambah karena ia juga menawarkan jasa seks secara cuma-cuma kepada tiga petugas polisi lalu lintas jika ia dibebaskan. Akibat perilakunya Arielle Engert dikenai sanksi karena memaksa petugas dengan “sogokan”.

[ BACA JUGA : Kartu Bergambar Artis Porno Jepang Yui Hatano Ludes dalam Hitungan Jam ]

Laporan dari petugas lainnya juga menyatakan bahwa pelaku berkali-kali mengatakan akan memberikan oral seks dan juga hal lain yang berkaitan dengan seks jika sang deputi tidak mengenakan denda untuk pelanggaran-pelanggaran yang dituduhkan padanya.

Setelah usahanya tidak ditanggapi oleh petugas pertama, ia mengatakan hal serupa kepada dua rekan petugas polisi lalu lintas lainnya. Dua petugas polisi lainnya datang setelah penemuan obat-obatan di mobil pelaku. Dengan begiitu wanita tersebut harus membayar denda sebesar 5,100 USD atas pelanggaran menyetir dalam keadaan mabuk, memiliki obat-obatan terlarang, dan penyuapan.

KOMENTAR

Komentar yang dikirimkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim komentar.

Unable to open file!