Trending

Hendak Digilir Tujuh Pria, Siswi SMP Ini Lari Tanpa Busana

Kamis, 03 September 2015 - 15:38 WIB - dibaca 6.151 kali
Bagikan
Hendak Digilir Tujuh Pria, Siswi SMP Ini Lari Tanpa Busana
ilustrasi - Gettyimages

Kasus pencabulan terhadap siswi kembali terjadi. kasus perbuatan tak senonoh itu dialami siswi berinisial VK,14, warga Kampung Cijahe, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Siswi SMP di bawah umur tersebut hendak digilir tujuh pemuda. 

keluarga korban menuturkan kisah haru yang dialami adiknya itu. Tepatnya Selasa (1/8), pukul 20.00 kemarin korban dijemput oleh temannya berinisial E, 15, menggunakan motor beat. Tanpa curiga, VK pun menerima ajakan temannya itu.

“Namun korban tak mengetahui bahwa tepatnya di Kampung Curug Permai, Perumahan Kiara Residen, Kelurahan Curug Induk, Kecamatan Bogor Barat para pelaku orang sudah menunggunya. Ternyata sebelum para pelaku mencabuli korban, mereka sudah dalam keadaan mabuk alkohol,” ujar kakak korban, Nasri Ramdani seperti dikutip dari Radar Bogor, kemarin, (2/9). 

“Nah, saat hendak diperkosa korban melawan. Dia berhasil lari dari dekapan pelaku. Meski berhasil kabur, seluruh pakaian korban saat itu sudah lepas dari tubuhnya. Yang tertinggal itu hanya BH dan Celana Dalam (CD). Korban pun berteriak meminta tolong kepada warga sekitar,” ujarnya sambil menahan sakit.

Setelah dia berlari dan berteriak meminta tolong, salah satu warga disana saat itu  pun menolong VK. Warga yang menolongnya itu, kemudian langsung memberikan pakaian kepada korban. 

Karena kesal dan marah terhadap aksi para pelaku orang yang menolong korban itu pun, memanggil warga yang lainnya. Namun sayang para pelaku saat itu tak bisa ditangkap.

“Para pelaku berhasil kabur, namun motor yang digunakan untuk menjemput korban itu ditinggal. Mereka tak sempat membawa motor itu. Selanjutnya, motor itupun diamankan polisi, ”terangnya.

Nasri menjelaskan, bahwa ketujuh pelaku itu bukanlah teman akrab korban. Mereka hanyalah sepintas saling mengenal. 

Sementara itu, Kanit PPA Polres Bogor Kota, Iptu Nikomang mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku. 

"Kami masih masih melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lainnya. Mereka akan dikenakan pasal UU perlindungan anak pasal  82 dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara,” pungkasnya.

sumber: Radar Bogor

Tags

KOMENTAR

Komentar yang dikirimkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim komentar.

Unable to open file!