Trending

Kartu Bergambar Yui Hatano Ludes Dalam Hitungan Jam

Jumat, 11 September 2015 - 23:54 WIB - dibaca 2.780 kali
Bagikan
Kartu Bergambar Yui Hatano Ludes Dalam Hitungan Jam
google image

Warga Taipei mungkin sudah cukup akrab dengan kartu pra-bayar transportasi publik sehingga bisa disimpulkan bahwa warga Taipei tidak menganggap  kartu pra-bayar transportasi publik setempat sebagai hal yang spesial. Akan tetapi, ada fenomena yang mengejutkan khalayak dunia terjadi dan berhubungan dengan kartu pra-bayar transportasi publik di Taipei. 

Jika dilihat dari bentuknya, kartu ini sama saja dengan kartu pada umumnya. Akan tetapi, sisi spesial pada kartu ini terlihat dari gambar yang terpampang di permukaannya. Kartu pra-bayar transportasi publik ini dilengkapi dengan foto bintang film dewasa Jepang yang bernama Yui Hatano. Kartu ini langsung habis terjual kurang dari lima jam setelah kartu tersebut tersedia di Taipei. Pemborong kartu ini tak hanya datang dari kalangan komuter yang kerap menggunakan transportasi publik melainkan juga dari kalangan kolektor.

Berdasarkan laporan yang dibuat oleh Reuters, EasyCards yang memajang gambar bintang dewasa berusia 27 tahun yang membintangi Surprising Sexual Technique dan Bukkake onto Female Teacher with Glasses dilempar ke pasaran pada tengah malam hari Rabu waktu setempat. Kartu ini sudah dinyatakan habis pada pukul 04.18 subuh. EasyCard Corp menyatakan bahwa pada bulan sebelumnya bahwa perusahaan ini berencana merilis kartu dengan dua versi spesial yang menunjukkan Hatano dalam pose “malaikat” dan pose “iblis”.

“Set kartu-kartu ini sesuai untuk disimpan di dalam dompet sekaligus untuk disimpan sebagai koleksi. Ketika Anda melihatnya, kartu tersebut akan membangkitkan semangat Anda,” demikian disampaikan oleh juru bicara perusahaan. 

Tentu Hatano memakai pakaian lengkap dalam gambar tersebut sehingga komuter pria bisa mengeluarkan di tengah keramaian stasiun metro tanpa harus menjadi terlalu “bersemangat”. Kartu ini dimaksudkan untuk dijual di berbagai outlet publik dan convenience store, tetapi menghadapi seruan dari khalayak yang mempertimbangkan anak-anak, perusahan kartu transportasi ini kemudian membatasi penjualan hingga 30.000 kartu hanya melalui telepon. 

 

KOMENTAR

Komentar yang dikirimkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim komentar.

Unable to open file!