Trending

Obligasi Valas Siap Terbit Kuartal I 2015

Selasa, 11 November 2014 - 17:58 WIB - dibaca 846 kali
Bagikan
Obligasi Valas Siap Terbit Kuartal I 2015
google image

 Pemerintah menargetkan pembiayaan dari pasar valuta asing sekitar Rp 80 triliun atau 20 persen dari total target penerbitan obligasi negara pada tahun depan. Strategi yang dipersiapkan adalah melelang obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat, yen Jepang, dan euro di kuartal I 2015.

"Kemungkinan kita akan menerbitkan (obligasi) yang global-global di awal tahun sebagai antisipasi dari normalisasi kebijakan The Fed," ujar Scenaider Siahaan, Direktur Strategi dan Portofolio Utang Kementerian Keuangan kepada CNN Indonesia, Selasa (11/11).

Menurut Scenaider, biasanya kondisi pasar keuangan relatif lebih tenang pada awal tahun sehingga menjadi momentum yang paling tepat untuk mencari pembiayaan. Varian obligasi valas yang diutamakan terbit lebih dahulu adalah yang berdenominasi dolar Amerika Serikat atau global bond.

"Kalau pasar tidak memungkinkan, bisa kita masukkan obligasi yen (samurai bond) atau euro bond. Syukur-syukur ketiganya bisa masuk (terbit) kuartal I," katanya.
 
Scenaider mengungkapkan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) telah menyiapkan formula dan strategi untuk memaksimalkan pembiayaan pemerintah pada tahun depan. Khusus untuk obligasi valas ditargetkan 20 persen dari target kotor surat berharga negara (SBN) Rp 430 triliun.

"Ya kira-kira sekitar Rp 80 triliun, tapi dengan kurs yang melemah ke Rp 12.000-an, mungkin nominal yang diserap bisa lebih kecil," jelasnya.

Pengaruh BBM

Scenaider menambahkan semua perencanaan pembiayaan pemerintah bisa saja berubah jika harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jadi naik. Kebijakan pemangkasan subsidi tersebut secara otomatis akan mengurangi target pembiayaan pada tahun depan, terutama yang berasal dari pasar obligasi.

'Kalau BBM naik akan ada perubahan, pembiayaan bisa berkurang. Tapi kita lihat saja arah bolanya ke mana," kata Scenaider menutup. 

KOMENTAR

Komentar yang dikirimkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim komentar.