Trending

Pramugari Pakai Bikini, Maskapai Vietnam Raup Untung Besar

Jumat, 08 April 2016 - 11:35 WIB - dibaca 7.860 kali
Bagikan
Pramugari Pakai Bikini, Maskapai Vietnam Raup Untung Besar
google image

VietJet Air, pesawat swasta Vietnam, menggemparkan industri penerbangan dengan menampilkan pertunjukan pramugari yang cantik, seksi, muda dan memakai pakaian bikini dalam penerbangan pesawat.

Trik itu memang membuat perusahaan menerima keuntungan besar, tapi cara itu membuat pihak penerbangan mendapat banyak kritik dari berbagai pihak.

Pertunjukan pramugari yang memakai pakaian bikini tidak ditampilkan dalam semua rute penerbangan. Pertunjukan itu hanyalah sebuah bonus yang diberikan kepada penumpang yang menuju rute tertentu.

Salah satu pertunjukan yang paling pertama kali diadakan adalah penerbangan dari Kota Ho Chi Minh ke kota pesisir Nha Trang pada 2012.

Ketika melihat adegan perempuan menari dengan berpakaian bikini, para penumpang langsung mengeluarkan ponsel dan kamera video untuk merekam pertunjukan unik tersebut.

Pramugari yang berpakaian seksi itu berjalan sambil menari-nari dan mengedipkan bulu mata mereka kepada penumpang serta membagikan mainan kepada anak-anak," sebagaimana dikutip dari Oddity Central (8/4/2016).

Meskipun pihak maskapai berhasil menyenangkan para penumpang, otoritas penerbangan Vietnam tidak menyukai hal tersebut.

Ketika rekaman yang menampilkan perempuan berpakaian bikini di dalam pesawat itu beredar secara secara luas di media online, pihak Administrasi Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) menghukum pihak maskapai VietJet dengan denda USD1000 atau setara Rp13 juta karena mengadakan pertunjukan yang tidak diizinkan di pesawat.

Selama ini, maskapai penerbangan di sejumlah negara seperti Thailand, Meksiko bahkan Inggris telah menampilkan foto pramugari berpakain bikini di kalender tahunan untuk mempromosikan bisnis mereka. Tapi, di antara maskapai penerbangan itu tidak ada yang berani menampilkan perempuan berpakaian seksi selama penerbangan pesawat.

GALERI FOTO TERKAIT

KOMENTAR

Komentar yang dikirimkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim komentar.

Unable to open file!