Kini, produk mereka memiliki reseller aktif di Jakarta dan wilayah Jabodetabek, Padang, Medan, Aceh, Lampung, serta Palembang. Perluasan jaringan tersebut ikut mendorong peningkatan penjualan, dari yang semula berfokus di Bengkulu menjadi menjangkau berbagai daerah di Indonesia.
Dari sisi omzet, Amanda menyebut penjualan rata-rata mencapai sekitar Rp60 juta per bulan. Sementara itu, selama mengikuti kegiatan pameran tertentu, penjualan dapat mencapai Rp4 juta dalam sehari.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendampingan usaha, pengembangan produk, dan perluasan jaringan pemasaran dapat membuka peluang bagi produk lokal Bengkulu untuk tumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas.







