Razia Satpol PP membongkar aktivitas hiburan malam di lingkungan Hotel Smdr setelah warga Betungan mengeluhkan kebisingan dan dugaan peredaran minuman beralkohol.
BENGKULU- Keluhan warga tentang suara bising di tengah malam akhirnya membuka aktivitas di balik kamar-kamar sebuah lokasi hiburan di lingkungan Hotel Smdr, kawasan belakang Kantor Dinas PUPR Kota Bengkulu.
Satpol PP Kota Bengkulu bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan turun melakukan penertiban pada Minggu dini hari (9/8/2026). Operasi itu digelar setelah warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, melaporkan aktivitas yang diduga mengganggu ketenteraman lingkungan.
Petugas awalnya seperti berhadapan dengan lokasi yang “bersih”. Aktivitas yang dikeluhkan warga tak terlihat. Namun, pemeriksaan lebih dalam berkata lain.
Tujuh wanita pendamping lagu ditemukan bersembunyi di kamar-kamar. Kasatpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang menyebut pengelola sempat mengelabui petugas sebelum keberadaan mereka terbongkar.
Selain tujuh pendamping lagu, petugas menemukan minuman beralkohol dan tuak. Minuman beralkohol diamankan, sedangkan tuak dimusnahkan.
Operasi kemudian berlanjut ke pemeriksaan kesehatan. Pengunjung, pelayan, dan pendamping lagu menjalani skrining HIV bersama Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
Temuan itu mempertegas alasan warga meminta pemerintah turun tangan. Lokasi yang selama ini dikeluhkan karena aktivitas hiburan malam ternyata menyimpan aktivitas yang tidak langsung terlihat dari luar.
Kini, lokasi tersebut berada di bawah sorotan. Satpol PP menyatakan pengawasan akan diperketat terhadap tempat-tempat yang dinilai mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.












