Alaku
Alaku

Anatomi Kepemimpinan Helmi Hasan, Ketika Kebijakan Membumi dan Terukur

2. Infrastruktur Jalan Mulus Rp600 Miliar & Jembatan Matan Bersejarah

Pemprov Bengkulu mengalokasikan sekitar Rp600 Miliar dari APBD untuk jalan dan jembatan, disinkronkan dengan kabupaten/kota. Jembatan Matan 100 Meter di Seluma senilai Rp16 Miliar, diresmikan 6 Februari 2026. Konstruksi beton bertulang tahan korosi. Warga yang dulu harus memutar 1 jam, kini hanya hitungan menit. Anggota DPRD menyebutnya mencetak sejarah.

Aksi simbolik Tebas Bayang, di mana Gubernur turun langsung memangkas rumput liar di median Jalan Lingkar Barat 11 Maret 2025, jadi viral sebagai simbol kehadiran pemimpin di lapangan.

Data Dinas PUPR oleh Kadis Tejo Suroso merinci: TA 2025 penanganan dilakukan pada 22 ruas total 190,86 KM nilai Rp514.034.781.611 tersebar di 10 kabupaten/kota. Rincian terbesar: Bengkulu Tengah 4 ruas 54,67 KM Rp161,2 Miliar, Rejang Lebong 4 ruas 51,58 KM Rp108,5 Miliar, Seluma 3 ruas 33,83 KM Rp76,9 Miliar.

Untuk TA 2026 direncanakan 12 ruas 32,612 KM RAB Rp119,6 Miliar fokus penanganan longsor dan lanjutan rekonstruksi: Lebong Air Dingin-Muara Aman 6,5 KM Rp24,7 Miliar, Seluma Padang Serai-Pasar Ngalam 7,1 KM Rp20,2 Miliar, Kota Bengkulu Jalan Kalimantan 2,7 KM Rp19,2 Miliar, Bengkulu Utara 3 ruas 6,5 KM Rp24,9 Miliar.

3. Tak Sekadar Jalan Mulus: Solusi Hidrologi Rawa Makmur

Penanganan Jalan Rawa Makmur 2 KM anggaran Rp20 Miliar yang dimulai Selasa 13 Oktober 2026 adalah intervensi tata air perkotaan. Kawasan dari Gang Tanggul-Jembatan Kembar hingga SPBU Rawa Makmur adalah dataran rendah dengan drainase belum memadai.

Editor: Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *