Bengkuku– Kapal kargo KM Prima Sentosa terbakar di perairan Bengkulu pada Jumat (16/10/2026) malam. Sebanyak 26 kru berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan setelah operasi evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Seluruh kru kemudian dibawa ke Dermaga Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, untuk penanganan lebih lanjut.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (17/10/2026), dan langsung melakukan evakuasi. Sebanyak 13 kru ditemukan di atas kapal Seroja XX yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, 13 kru lainnya bertahan di sekitar KM Prima Sentosa karena khawatir terseret arus jika menjauh dari kapal.
Tim SAR mengevakuasi para kru secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan hingga seluruhnya berhasil diselamatkan. Namun, penyebab kebakaran dan kronologi awal munculnya api belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Dalam operasi tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Bengkulu turut mengerahkan kapal tunda TB Bunga Raflesia untuk membantu evakuasi di laut. Pelindo juga mendirikan posko di Kampung Bahari dan menyediakan dukungan logistik guna menunjang proses penanganan.
General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan keterlibatan Pelindo merupakan bentuk dukungan terhadap operasi kemanusiaan melalui koordinasi dengan instansi terkait.
“Kami dari Pelindo Regional 2 Bengkulu mendukung penuh proses evakuasi KM Prima Sentosa. Kami mengerahkan Kapal Tunda TB Bunga Raflesia, mendirikan posko di Bahari, serta memberikan dukungan logistik untuk membantu proses evakuasi,” ujar Dimas.













