Alaku
Alaku

Syarafal Anam Hidupkan Tradisi Lembak di Aqiqah Bosmen Efiseno

Foto : Ilustrasi

Aqiqah Jadi Momentum Silaturahmi

Mantan Ketua Adat Bengkulu Abdullah T.T. mengatakan, acara tersebut tidak hanya menjadi bentuk syukur atas kelahiran Bosmen, tetapi juga momentum mempertemukan keluarga dan mempererat silaturahmi.

Menurut Abdullah, Waishak Muh Efiseno merupakan putra kedua Sarkawi Ahmad. Meski belum fasih berbahasa Lembak, Waishak memiliki hubungan keluarga dan akar budaya Lembak.

Abdullah menyebut Waishak dalam sekitar dua tahun terakhir lebih banyak beraktivitas di Bengkulu setelah sebelumnya tinggal di Jakarta. Selama berada di Bengkulu, ia mulai kembali menjalin hubungan dengan sanak keluarga di sejumlah kawasan.

“Kalau mau mengumpulkan seluruh keluarga belum sempat. Nah, inilah saatnya kita bisa berkumpul di sini,” ujar Abdullah.

Ia juga menyebut Seno, ayah Bosmen, yang berada di Bengkulu untuk mengurus sejumlah aset keluarga. Bosmen kemudian lahir di RS Tiara Sella Kota Bengkulu melalui operasi caesar.

Seno Bersyukur Acara Berjalan Lancar

Seno menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia mengapresiasi kehadiran keluarga, sahabat, tokoh masyarakat dan berbagai komunitas yang turut memberikan dukungan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur acara berjalan sukses dan lancar. Saya juga sangat bahagia dengan banyaknya tamu yang hadir,” kata Seno.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pelaksanaan acara, mulai dari tim dapur, tim penyembelihan kambing, tim dekorasi Ita Ayat Decorasi hingga keluarga yang datang dari berbagai daerah.

Penulis: HasanEditor: Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *