Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kael Oelil Amri dan keluarga, mama Pku yang selama ini turut membantu menjaga Bosmen, serta Hasbi dan keluarga yang datang dari Riau.
Kemeriahan acara turut ditandai dengan sejumlah papan bunga ucapan selamat dari berbagai pihak, termasuk dari Kombes Pol M. Hasan, S.I.K., M.H., Dirlantas Polda Bengkulu, serta sejumlah media lokal dan nasional.
Harapan untuk Bosmen
Di balik kemeriahan aqiqah, Seno menyampaikan harapan agar putranya tumbuh menjadi anak saleh, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi agama, keluarga dan masyarakat.
“Harapan saya semoga Bosmen Efiseno menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, menaikkan derajat orang tua dan berguna bagi agamanya. Semoga keluarga saya diberikan keberkahan, kebahagiaan dan dijauhkan dari bahaya apa pun,” tuturnya.
Setelah prosesi aqiqah dan Syarafal Anam selesai, para tamu menikmati hidangan yang disiapkan keluarga. Acara kemudian ditutup dengan hiburan musik akustik dan sesi foto bersama.
Aqiqah Bosmen Efiseno menjadi momentum syukur keluarga sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi. Di tengah acara tersebut, Syarafal Anam hadir sebagai pengingat bahwa warisan budaya Lembak masih terus hidup dan mendapat tempat dalam kehidupan masyarakat Bengkulu.













